SUMBAR | Sebuah langkah kolaboratif untuk memperkuat masa depan generasi muda lahir di Kota Padang ketika Sekolah Rakyat Menengah Pertama 4 Padang menjalin sinergi dengan Polda Sumatera Barat dalam program pembinaan karakter dan disiplin bagi para siswa. Kerja sama ini menyasar 145 pelajar yang sebagian besar berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi namun memiliki semangat belajar tinggi dan tekad kuat untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Sekolah yang berada di kawasan Kompleks Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial di wilayah Pauh itu kini menjadi ruang harapan baru bagi para siswa. Melalui kolaborasi tersebut, institusi kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pembina generasi muda yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta integritas sejak usia sekolah.
Kepala sekolah, Azizah Batubara, menyebut para siswa yang belajar di sekolah tersebut memiliki potensi besar meskipun berasal dari latar belakang keluarga sederhana. Menurutnya, semangat belajar yang dimiliki para pelajar menjadi modal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik, namun mereka tetap membutuhkan pembinaan karakter yang kuat agar mampu bersaing di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Ia menilai pendampingan dari aparat kepolisian akan memberi pengalaman berbeda bagi para siswa. Kehadiran personel kepolisian di lingkungan sekolah diyakini dapat memberikan teladan kedisiplinan, keberanian, serta semangat tanggung jawab yang dapat membentuk mental para pelajar sejak dini.
Dukungan tersebut ditegaskan melalui pernyataan Kabiro SDM Polda Sumatera Barat, Anissullah M. Ridha. Ia menyampaikan bahwa Polri memiliki komitmen untuk berperan aktif dalam pembinaan generasi muda, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu namun memiliki potensi besar untuk berkembang.
Dalam program tersebut, personel kepolisian akan ditugaskan sebagai mentor sekaligus instruktur bagi para siswa. Mereka akan memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris, motivasi pembentukan karakter, hingga penguatan nilai kedisiplinan dan kejujuran yang menjadi fondasi penting bagi kehidupan masa depan para pelajar.
Menurut Anissullah, pendidikan karakter merupakan investasi jangka panjang yang dapat membantu memutus rantai kemiskinan. Ketika disiplin dan mental tangguh tertanam sejak dini, keterbatasan ekonomi tidak lagi menjadi penghalang bagi seseorang untuk meraih cita-cita, bahkan membuka peluang bagi mereka untuk mengabdi kepada negara melalui berbagai profesi, termasuk di institusi kepolisian.
Selain fokus pada siswa, kerja sama tersebut juga menyentuh peningkatan kapasitas para tenaga pendidik. Sebanyak 12 guru di sekolah itu akan mendapatkan pendampingan dalam memahami aspek hukum dan tata kelola pendidikan, termasuk pengelolaan pengadaan barang dan jasa agar berjalan transparan serta sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Langkah ini dinilai penting untuk memastikan operasional sekolah tetap akuntabel di tengah keterbatasan sarana dan prasarana. Saat ini, sekolah tersebut bahkan hanya memiliki satu unit armada transportasi yang digunakan untuk melayani mobilitas seluruh siswa, sebuah kondisi yang mencerminkan tantangan nyata dalam penyelenggaraan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
Meski demikian, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat para siswa untuk terus belajar dan berkembang. Justru melalui sinergi dengan kepolisian, mereka diharapkan mendapatkan wawasan baru tentang kedisiplinan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial sebagai bagian dari generasi penerus bangsa.
Pihak sekolah pun berharap kolaborasi dengan Polda Sumatera Barat ini dapat membuka cakrawala baru bagi para siswa. Berbagai kegiatan pembinaan yang dirancang tidak hanya bertujuan memperkuat mental dan karakter, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri sehingga para pelajar mampu berdiri sejajar dengan generasi lain di tengah masyarakat.
Catatan redaksi: Program pembinaan karakter melalui kolaborasi antara institusi pendidikan dan aparat negara menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menyiapkan generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas di tengah berbagai tantangan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.
TIM RMO
